Seorang jurnalis Suriah mengungkapkan bahwa media internasional tengah
melakukan gerakan yang bertujuan mendistorsi fakta-fakta lapangan yang
terjadi di Suriah. Mereka menunjukkan seolah-olah Tentara Suriah lah
yang menyebabkan terjadinya pertumpahan darah. Demikian laporan Press
TV.
Sabtu lalu (7/4/2012), kepada koresponden Press TV di
damaskus, Rafik Lutf yang merupakan anggota Uni Jurnalis Arab di AS
mengatakan bahwa saluran berita CNN dan Al-Jazeera dan saluran berita
satelit Barat dan Arab lainnya tengah mengarang berita di Suriah dengan
menekankan perlunya membantu kelompok-kelompok bersenjata penentang
pemerintah di Suriah.
Lutf mengatakan langkah itu dilakukan agar Angkatan Darat Suriah dinilai bersalah karena melanggar hak-hak warga sipil.
Awalnya,
Lutf merasa curiga pada liputan langsung Kota Homs di barat Suriah. Dia
pun mengikuti acara tersebut. Setelah 12 jam, terjadi ledakan dan
gumpalan asap terlihat naik di jalur minyak kota Homs yang disorot kru
CNN dan Al-Jazeera. Ketika wartawan CNN, Arwa Damon pergi ke tempat
kejadian untuk menyaksikan secara langsung apa yang terjadi, TV CNN dan Al-Jazeera malah menayangkan beberapa gambar di Kota Homs yang sebelumnya sudah direkam kamera sebelum terjadi ledakan.
Lutf mengambil kesimpulan bahwa krus CNN sejak awal sudah tahu tentang ledakan tersebut. Bahkan sebelum ledakan terjadi.
“Saya
mengetahuinya dari kamera. Live streming kamera menunjukkan CNN
terlibat dalam ledakan pipa minyak di Homs. Awalnya saya tidak tahu
siapa yang men-syuting, tapi kemudian saya lihat kamera tetap itu milik
CNN. AL-Jazeera juga terlibat dalam ledakan ini,” kata Lutf.
Menurut Lutf, CNN berusaha meyakinkan publik bahwa pemerintah Suriah menembaki Homs.
Al-Jazeera
bahkan memalsukan suara tembakan selama liputan langsung dan
menayangkan gambar palsu yag menunjukkan seolah AngkatanDarat Suriah
tengah menembaki kota.
Suriah telah mengalami kerusuhan sejak
pertengahan Maret 2011. Kekerasan itu telah merenggut nyawa ratusan
orang, termasuk pasukan keamanan.
Barat dan oposisi Suriah
menuduh pemerintah membunuh para demonstran. Tapi Damaskus menolak dan
mengatakan bahwa kelompok teroris bersenjata dan sekutu asing merekalah
yang bertanggung jawab atas kerusuhan itu.
Sumber : http://blog.konspirasi.com/2012/04/mengungkap-skandal-media-dalam.html
Bismillah
Kamis, 26 April 2012
Senin, 06 Februari 2012
IMSS 2012 atau FSLDKN XVI??? Kader FSLDK wajib baca sampai akhir
IMSS 2012 atau FSLDKN XVI??? Kader FSLDK wajib baca sampai akhir
Bismillahirranhmanirrahim
Assalamualaikum Wr Wb
Ikhwafillah di seluruh tanah air yang tergabung dalam FSLDK yang semoga selalu dalam naungan dan ridho Allah SWT. Perkenalkan terlebih dahulu ane Badawi ketua pelaksana IMSS-FSLDKN XVI, mahasiswa ITB Jurusan Teknik Sipil ITB angkatan 2009. Ketika antum mengawali untuk membaca tulisan ini, ane mohon untuk membacanya dgn seksama dari awal dan sampai akhir. Karena kesalahan membaca dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam tujuan.
Tujuan FSLDK
Pada bagian ini kami sebagai panitia bukan bermaksud menggurui ikhwafillah semua. Tetapi lebih menyampaikan apa yang kita pahami dan yang kita sepakati bersama pada muskernas panpel dengan SC IMSS-FSLDKN XVI di UNNES Semarang pada tanggal 28-29 Januari 2012.
Tujuan FSDK
Dengan mengacu kepada tujuan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa FSLDKN adalah salah satu “metode” untuk menjawab tujuan FSLDK. Disebut salah satu metode karena masih banyak metode lain untuk menjawab tujuan FSLDK seperti Rapimnas, Puskomdays, Sarasehan LDK, FSLDKD, dll. Ketika berbicara tentang metode, artinya metode dapat diubah sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan kondisi kekinian FSLDK. Metode bisa saja diubah asalkan dapat menjawab tujuan yang telah dirumuskan bersama..
Berdasarkan analisis kondisi dan kebutuhan FSLDK yang dilakukan oleh panitia pelaksana IMSS-FSLDKN XVI, maka dapat dirumuskan tujuan FSLDKN XVI adalah sebagai berikut
Kenapa harus memakai nama dan logo ini?
Ketika berbicara “go internasional”, maka segala unsur yang ada harus dapat dipahami dan diterima secara umum. Dalam hal ini dalah orang2 asing yang akan kita undang dalam acara kita. Maka dari itu nama International Muslim Students Summit 2012—Forum Silaturrahim Lembaga dakwah kampus Nasional XVI dipilah dengan mempertimbangkan 2 unsur. Yaitu unsur universal dan unsur nasional. Jika hanya nama FSLDKN XVI maka akan muncul pertanyaan di kalangan orang asing. “Ini acara apa? Acara untuk siapa? Apa kepentingan saya untuk datan ke acara anda?”.
Perubahan nama ini juga berkaitan erat dengan perubahan logo. Logo dibuat lebih “eye catching” dan dapat “dimiliki” oleh kader FSLDK dan “orang asing” yang akan kita undang. Logo dibuat memenuhi unsur universal dan nasional.
Yang ingin “di-branding” IMSS 2012 atau FSLDK???
IMSS 2012 dan FSLDKN XVI adalah satu hal yang sama. IMSS-FSLDKN XVI adalah transformasi nama dari FSLDKN XVI yang memenuhi kebutuhan seperti yang diutarakan pada pembahasan sebelumnya. Di dalam IMSS-FSLDKN XVI ada kegiatan ke-LDK-an (siding komisi, musyawarah nasional dan sekolah LDK), kegiatan Syiar (seminar,one man show, aksi damai), kegiatan inklusif (aksi damai, islamic fair) dan kegiatan internasional (international conference). IMSS bukanlah International Converence dan FSLDKN bukanlah acara ke-LDK-an saja tetapi IMSS-FSLDKN XVI adalah cakupandari semua acara.
Seperti yang kita sepakati bersama bahwa FSLDKN XVI adalah metode untuk mem-branding FSLDK, begitu juga dengan IMSS—FSLDKN XVI yang bertujuan untuk membranding FSLDK. FSLDKN adalah produk dari FSLDK dan IMSS-FSLDKN XVI juga produk dari FSLDK. Kita bisa juga memakai analogi seperti ini. Ibarat FSLDK adalah perusahaan, maka IMSS-SFSLDKN XVI adalah produknya. Ketika produk ini bagus, maka yang akan mendapat nama dan kepercayaan adalah FSLDK. Begitu juga acara yang diadakan oleh instansi pemerintahan maupun swasta. Banyak yang tidak mencantumkan nama atau logo instansinya, tetapi selalu disandingkan. Hasilnya, ketika acara tersebut sukses langsung mendapat nama dan kepercayaan dari masyarakat. Contoh lain adalah OVJ oleh Trans Corp, penhargaan Adipura oleh kementerian lingkungan hidup, beasiswa bidik misi oleh dikti, dan program lain yang tidak mencantumkan nama instansinya tetapi selalu menyandingkan logo atau nama instansinya.
Apakah ini tidak menghilangkan nama atau ciri FSLDKN?
Segala betuk perubahan mengandung resiko, inilah langkah perubahan yang ingin kita capai bersama demi kebaikan gerakan dakwah bersama ikhwafillah. Jika kita tidak memulai untuk “fleksibel” dalam metode dakwah, kapan kita mau go internasional? Apa cita2 itu hanya formalitas kata2 belaka? Nama atau ciri bergantung pada substansi, bukan kulit atau metodenya. Substansi yang kita bawa dari lahirnya FSLDK sampai sekarang tetap sama, yaitu dakwah, syiar islam. Ini adalah ciri khas kita. Yaitu forum dengan gerakan dakwah yang terus member kebaikan untuk umat. Bukan FSLDKN sebagai ciri khas. Bukan IMSS sebagai ciri khas.
Folosofi Logo

Dari paparan diatas, apa yang talah diperjuangkan oleh panitia pelaksana dan SC nasional tidak akan ada gunanya jika teman2 semua kader FSLDK tidak merasa memiliki acara ini. Ini adalah acara kita semua, acara kita bersama ikhwafillah, semua harus berperan aktif untuk menyukseskan acara ini.
langkah termudah yang wajib dilakukan oleh semua kader FSLDK
Bismillahirranhmanirrahim
Assalamualaikum Wr Wb
Ikhwafillah di seluruh tanah air yang tergabung dalam FSLDK yang semoga selalu dalam naungan dan ridho Allah SWT. Perkenalkan terlebih dahulu ane Badawi ketua pelaksana IMSS-FSLDKN XVI, mahasiswa ITB Jurusan Teknik Sipil ITB angkatan 2009. Ketika antum mengawali untuk membaca tulisan ini, ane mohon untuk membacanya dgn seksama dari awal dan sampai akhir. Karena kesalahan membaca dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam tujuan.
Tujuan FSLDK
Pada bagian ini kami sebagai panitia bukan bermaksud menggurui ikhwafillah semua. Tetapi lebih menyampaikan apa yang kita pahami dan yang kita sepakati bersama pada muskernas panpel dengan SC IMSS-FSLDKN XVI di UNNES Semarang pada tanggal 28-29 Januari 2012.
Tujuan FSDK
- Menjalin silaturrahim antar ADK dan LDK di seuruh Indonesia
- Menyatukan gerak langkah dan visi misi LDK di seluruh Indonesia
- Mewujudkan akselerasi kapasitas ADK dan LDK
- Mewujudkan peran aktif LDK dalam menjawab masalah keumatan
Dengan mengacu kepada tujuan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa FSLDKN adalah salah satu “metode” untuk menjawab tujuan FSLDK. Disebut salah satu metode karena masih banyak metode lain untuk menjawab tujuan FSLDK seperti Rapimnas, Puskomdays, Sarasehan LDK, FSLDKD, dll. Ketika berbicara tentang metode, artinya metode dapat diubah sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan kondisi kekinian FSLDK. Metode bisa saja diubah asalkan dapat menjawab tujuan yang telah dirumuskan bersama..
Berdasarkan analisis kondisi dan kebutuhan FSLDK yang dilakukan oleh panitia pelaksana IMSS-FSLDKN XVI, maka dapat dirumuskan tujuan FSLDKN XVI adalah sebagai berikut
- Menjalin silaturrahim antar ADK dan LDK di seluruh Indonesia
- Menyatukan gerak langkah dan visi misi LDK di seluruh Indonesia
- Membuat kegiatan FSLDK yang inklusif
- Menginisiasi pembentukan jaringan Internasional untuk “FSLDK go International 2014”
- Syiar Islam
Kenapa harus memakai nama dan logo ini?
Ketika berbicara “go internasional”, maka segala unsur yang ada harus dapat dipahami dan diterima secara umum. Dalam hal ini dalah orang2 asing yang akan kita undang dalam acara kita. Maka dari itu nama International Muslim Students Summit 2012—Forum Silaturrahim Lembaga dakwah kampus Nasional XVI dipilah dengan mempertimbangkan 2 unsur. Yaitu unsur universal dan unsur nasional. Jika hanya nama FSLDKN XVI maka akan muncul pertanyaan di kalangan orang asing. “Ini acara apa? Acara untuk siapa? Apa kepentingan saya untuk datan ke acara anda?”.
Perubahan nama ini juga berkaitan erat dengan perubahan logo. Logo dibuat lebih “eye catching” dan dapat “dimiliki” oleh kader FSLDK dan “orang asing” yang akan kita undang. Logo dibuat memenuhi unsur universal dan nasional.
Yang ingin “di-branding” IMSS 2012 atau FSLDK???
IMSS 2012 dan FSLDKN XVI adalah satu hal yang sama. IMSS-FSLDKN XVI adalah transformasi nama dari FSLDKN XVI yang memenuhi kebutuhan seperti yang diutarakan pada pembahasan sebelumnya. Di dalam IMSS-FSLDKN XVI ada kegiatan ke-LDK-an (siding komisi, musyawarah nasional dan sekolah LDK), kegiatan Syiar (seminar,one man show, aksi damai), kegiatan inklusif (aksi damai, islamic fair) dan kegiatan internasional (international conference). IMSS bukanlah International Converence dan FSLDKN bukanlah acara ke-LDK-an saja tetapi IMSS-FSLDKN XVI adalah cakupandari semua acara.
Seperti yang kita sepakati bersama bahwa FSLDKN XVI adalah metode untuk mem-branding FSLDK, begitu juga dengan IMSS—FSLDKN XVI yang bertujuan untuk membranding FSLDK. FSLDKN adalah produk dari FSLDK dan IMSS-FSLDKN XVI juga produk dari FSLDK. Kita bisa juga memakai analogi seperti ini. Ibarat FSLDK adalah perusahaan, maka IMSS-SFSLDKN XVI adalah produknya. Ketika produk ini bagus, maka yang akan mendapat nama dan kepercayaan adalah FSLDK. Begitu juga acara yang diadakan oleh instansi pemerintahan maupun swasta. Banyak yang tidak mencantumkan nama atau logo instansinya, tetapi selalu disandingkan. Hasilnya, ketika acara tersebut sukses langsung mendapat nama dan kepercayaan dari masyarakat. Contoh lain adalah OVJ oleh Trans Corp, penhargaan Adipura oleh kementerian lingkungan hidup, beasiswa bidik misi oleh dikti, dan program lain yang tidak mencantumkan nama instansinya tetapi selalu menyandingkan logo atau nama instansinya.
Apakah ini tidak menghilangkan nama atau ciri FSLDKN?
Segala betuk perubahan mengandung resiko, inilah langkah perubahan yang ingin kita capai bersama demi kebaikan gerakan dakwah bersama ikhwafillah. Jika kita tidak memulai untuk “fleksibel” dalam metode dakwah, kapan kita mau go internasional? Apa cita2 itu hanya formalitas kata2 belaka? Nama atau ciri bergantung pada substansi, bukan kulit atau metodenya. Substansi yang kita bawa dari lahirnya FSLDK sampai sekarang tetap sama, yaitu dakwah, syiar islam. Ini adalah ciri khas kita. Yaitu forum dengan gerakan dakwah yang terus member kebaikan untuk umat. Bukan FSLDKN sebagai ciri khas. Bukan IMSS sebagai ciri khas.
Folosofi Logo
- Logo membentuk lafazd Allah yang menunjukkan bahwa ini adalah gerakan Islam
- Logo terdiri atas 5 pemuda yang mewakili tiap benua
- Logo membentuk kepalan tangan yang menunjukkan semangat kepemudaan
- Logo berlatar belakang bola dunia yang menunjukkan cakupan gerakan
- youth . leadership . better world, adalah tiga komponen gerakan
- tulisan International Muslim Students Summit 2012 – FSLDKN XVI memperjelas nama acara kita
- bandung-Indonesia menunjukkan lokasi kegiatan
Dari paparan diatas, apa yang talah diperjuangkan oleh panitia pelaksana dan SC nasional tidak akan ada gunanya jika teman2 semua kader FSLDK tidak merasa memiliki acara ini. Ini adalah acara kita semua, acara kita bersama ikhwafillah, semua harus berperan aktif untuk menyukseskan acara ini.
langkah termudah yang wajib dilakukan oleh semua kader FSLDK
- Follow @imss_2012, selalu re-twit dan mention
- Menggunakan logo IMSS-FSLDKN XVI sebagai profpic FB, pinbadges
- Minimal 1x sehari untuk mengunjungi www.imss2012.com
- Mengajak minimal 1 orang ADK untuk melakukan 3 hal diatas
Langganan:
Komentar (Atom)
